Monday, March 25Ajak Kawanmu Untuk Duduk SatuMeja

Bandung Menjadi Kota Pertama untuk Lokakarya Social Media for Social Good 2019

BANDUNG – SatuMeja.com | Lokakarya Social Media for Social Good atau #SocMed4SocGood hadir kembali di tahun 2019. Tahun ini program akan digelar di 7 Kota di Indonesia dan diselenggarakan berkat adanya kolaborasi antara Arcanum Hobbies dengan Kedutaan Besar Amerika di Jakarta. Dengan mengangkat tema “The role of Social Media in Fighting Corruption”, Kota Bandung menjadi kota perdana pelaksanaan lokakarya di tahun ini.

Program yang sudah hadir sejak 2015 ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah pengguna internet dan media sosial di Indonesia, bahkan beberapa diantaranya menduduki peringkat teratas di dunia. Data hasil riset yang dilakukan oleh We Are Social dan Hootsuite pada tahun 2018 menyebutkan 132,7 juta dari 265,4 juta penduduk Indonesia sudah terhubung ke Internet, dengan 130 juta diantaranya sudah memiliki akses ke media sosial.

Uniknya, dari data hasil riset tersebut menyebutkan bahwa 120 juta orang mengkases media sosial melalui perangkat mobile/ Handphone dengan jumlah perbandingan 50% penggunanya masuk dalam kategori anak muda atau dengan rentan usia 19-35 Tahun, 30% pengguna nya memiliki rentan usia 35-54 Tahun, dan sisanya 20% merupakan pengguna dibawah 19 Tahun.

Hasil penelitian tersebut juga menunjukan beberapa platform media sosial yang paling populer digunakan di Indonesia, bahkan beberapa diantaranya disebutkan Indonesia masuk sebagai negara pengguna terbesar di dunia, seperti Youtube, Instagram, Facebook, dan Twitter.

Indonesia memiliki jumlah pengguna Youtube lebih dari 50 juta orang dengan rata-rata waktu penggunaannya mencapai 59 menit per hari per orang. Sementara Instagram masuk dalam urutan pengguna terbesar ke-3 di dunia, sekaligus dinobatkan sebagai peringkat pertama di Asia Pasifik. Untuk Facebook, Indonesia menempati peringkat ke-4 pengguna terbesar di dunia dengan jumlah mencapai 130 juta pengguna, dan Twitter dikenal sebagai media yang popular digunakan oleh para pemimpin dunia.

Dengan perkembangan dan potensi besar yang ada di Indonesia, #SocMed4SocGood hadir untuk memberikan informasi, kiat atau strategi, dan pelatihan secara langsung kepada 30 peserta. Yang menjadi target di tahun ini adalah agar para peserta mampu mengoptimalkan pemanfaatan media sosial untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada, salah satu yang menjadi fokus lokakarya #SocMedSocGood di tahun ini adalah isu anti korupsi. Pembahasan lokakarya #SocMed4SocGood antara lain akan meliputi upaya pemberantasan korupsi melalui media sosial, mempromosikan dan mendorong transparansi, hingga melawan disinformasi dan hoax.

Kegiatan #SocMed4SocGood di Kota Bandung akan dilaksanakan pada:
Hari : Sabtu & Minggu
Tanggal : 16 & 17 Februari 2019
Lokasi : Lo.Ka.Si Coffee and Space Bandung

Kegiatan yang akan diselenggarakan selama dua hari ini akan dihadiri beberapa narasumber yang ahli di bidangnya, diantaranya Akhyari Hananto Founder & Editor in Chief Good News From Indonesia, Edy Pang selaku Desainer sekaligus Tenaga Ahli di IndonesiaBaik.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Siti Juliantari Rachman selaku Peneliti dari Indonesia Corruption Watch (ICW), serta perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK).

Dalam pelaksanaannya, Arcanum Hobbies memboyong Pemuda Anti Korupsi Bandung (Pemantik). Pemantik merupakan komunitas sosial edukasi yang fokus pada gerakan kampanye kreatif untuk para pemuda di Indonesia.

Setelah Kota Bandung, lokakarya #SocMed4SocGood akan disusul diadakan di kota-kota lainnya, yaitu: Makassar, Surabaya, Balikpapan, Semarang, Bengkulu, dan Yogyakarta. Selama 5 tahun ini, kegiatan lokakarya #SocMEd4SocGood berhasil mengaktifkan sekitar 2.500 partisipan di lebih dari 25 kota di Indonesia, mulai dari peserta, media, narasumber, dan mitra lokal.

Harapan kami dalam pelaksanaan lokakarya di 7 kota tahun ini semakin banyak partisipan yang aktif mendorong berbagai inisiatif positif termasuk anti korupsi melalui pemanfaatan media sosial dan dapat terwujud di kehidupan nyata.

ARCANUM HOBBIES dimulai sebagai sebuah komunitas kecil untuk para pemain board games pada tahun 2005. Komunitas ini mengadopsi nama ARCANUM HOBBIES pada tahun 2014, bersamaan dengan peluncuran toko online mereka. Mereka mulai berpartisipasi dalam berbagai acara pop culture, seperti POPCON, INDO COMIC CON, dan pada 2016 membuka toko pertama mereka di Kuningan City, Jakarta Selatan. Pada tahun 2017, mereka tergabung sebagai bagian dari APIBGI (Asosiasi Penggiat Boardgame Indonesia), bekerja sama dengan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif Indonesia).

Arcanum memiliki jaringan komunitas yang sangat aktif offline dan online (Instagram, Facebook, dan Youtube). Jaringan komunitas mereka tersebar di berbagai kota di Pulau Jawa Jawa (Jakarta, Bandung, Solo, Malang, dan Surabaya) dan sering berkolaborasi dengan komunitas di luar dunia board games; salah satunya adalah gethappy.org

Pada April 2018 mereka meluncurkan program Arcanum Academy, program kursus singkat untuk mengajar orang-orang bagaimana merancang permainan papan untuk mendukung industri lokal / board games Indonesia. Materi pembelajaran menjadi prototype yang siap dipresentasikan kepada penerbit / investor dan siap diproduksi secara massal. Mungkin juga lulusan dari Arcanum Academy dapat fokus menjadi profesi profesional, sebagai Desainer Game.

Komunitas mereka tumbuh lebih besar dengan adanya sesi bermain reguler di toko mereka. Saat ini mereka menyediakan fasilitas team building menggunakan media board games untuk perusahaan, mal, atau komunitas lain. Klien mereka sebelumnya termasuk BCA, ICBC, Ogilvy Jakarta, Toyota, Trax FM, dan Layaria.

Salah satu misi mereka adalah untuk memperkenalkan permainan papan sebagai media alternatif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan cara yang menyenangkan, serta mendidik orang dan membangun tim.

Boleh Share ajak yang lain duduk SatuMeja disini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share