Sunday, February 17Ajak Kawanmu Untuk Duduk SatuMeja

Semakin Banyak Yang Mengelilingi SatuMeja, Bentuk Mejanya Diperbesar Agar Muat Untuk Duduk Bareng

JAKARTA – SatuMeja.com | Bulan pertama sudah berlalu sejak SatuMeja ini dibuka kembali setelah setahun lebih “mati suri”. Banyak hal yang tak terduga yang terjadi dalam satu bulan ini, termasuk kehawatiran saya ketika satumeja ini aktif kembali.

Rencana awal mengaktifkan satumeja ini kembali adalah mau saya jadikan blog pribadi saya saja. Dahulu kala pernah punya domain .com dengan nama sendiri, entah kenapa berat sekali buat nulis disana. Zaman masih main Path, disana nulis panjang itu lebih lancar, yang akhirnya saya buat otomatis posting ke blog pribadi saya di WordPress.com. Sama juga ketika nulis di beberapa media online yang saya tangani, nulis panjang itu lebih lancar.

Maka dari itu, saya niatkan untuk satumeja ini menjadi blog pribadi saya saja. Ternyata setelah mulai bergerak, banyak hal yang terfikirkan untuk satumeja ini. Rencana awal mulai bergeser dan bercabang, terlebih saat penasaran dengan podcast lalu mengajak Ranitya Nurlita (Lita seorang aktivis lingkungan hidup) untuk membuat podcast yang niatnya sebagai kelinci percobaan. Karena saya bukan tipe orang yang mudah berekspresi (meski hanya dalam bentuk suara), akhirnya saya mengajak dia yang ujungnya dia mau tapi dengan syarat harus kolaborasi sama satumeja.

Akhirnya tanggal 6 Januari kemarin mulai Menggelar Podcast di Satu Meja, dimulai dari Podcastnya Lita yang diberi nama Podcast Salam (Sahabat Alam) Lita. Dari sini saya coba kontak lagi Aswin Dafry, yang beberapa bulan lalu sempet diskusi tentang Podcast saat saya balik ke Surabaya. Tiga hari setelah podcast pertama, hadir Podcast A Talk yang dibuat sama oleh Aswin Dafri. Wah kok gampang ngajakin orang untuk buat Podcast, akhirnya mikir siapa lagi yang kira-kira bisa diajak untuk buat Podcast.

Akhirnya keinget dengan mbak Dinda yang sudah saya anggap saudara, kenal saat awal-awal menetap di Jakarta. Beliau saat itu adalah penyar disebuah radio, dan memiliki program yang siarannya hampir setiap tengah malam menanggapi curhatan-curhatan yang masuk ke radio itu. Saya membantu awal-awal beliau membuat Pondok Curhat, tempat dimana orang bisa datang untuk konsultasi secara langsung. Pensiun siaran, sekarang beliau menetap di Solo.

Sempet mau mengaktifkan Pondok Curhat itu lagi, dengan medium YouTube sampai website, tetapi selalu gagal diwujudkan. Ketika saya menawarkan medium Podcast ini, beliau langsung gerak cepat mengikuti arahan yang saya berikan. Dihari yang sama (dengan podcast a talk) podcast episode perkenalan Podcast Pondok Curhat sudah di publish, menggunakan nama Bunda Putri (nama aslinya). Beliau sangat senang sekali, bisa memulai lagi Pondok Curhat ini.

Promo 3 podcast yang sudah terbentuk ini ke social media, ada lagi yang tertarik untuk buat Podcast. Lahirlah Podcast Suka-Suka yang dibuat oleh Pritha Wibisono, seorang wanita multi talenta yang saya kenal saat awal-awal Rumah Harapan Indonesia dibuat. Luar biasanya, dibulan Januari kemarin dia sudah membuat 9 episode podcast suka-suka. Dimana disalah satu episodennya dia mengajak kolaborasi 2 sahabatnya buat ngomongin tentang Posesif. Selesai rekaman episode posesif itu, kedua sahabatnya ini langsung buat Podcast Zona Nyaman & Podcast DuniAdit.

Sebelum Pritha membuat podcast, sebenarnya saya sudah coba memperkenalkan podcast ke kawan saya yang lain. Namanya Irene Febrina, cukup lama memikirkan konsep dan nama podcast yang mau dibuat. Pertengahan Januari baru edisi pertama Podcast Stay Fit & Sexy akhirnya di publish oleh Irene.

Masih ada beberapa lagi bakal podcast yang mungkin akan lahir jalan bareng sama SatuMeja, tinggal kita tunggu eksekusi dari masing-masing calon podcasternya. Kalau kamu pakai Apps Spotify, coba search kata SatuMeja (tanpa spasi). Semua podcast yang ada disana itu adalah podcast yang jalan bareng sama SatuMeja.com (Saat artikel ini di tulis).

Ada yang tanya, saya ini sudah buat berapa episode Podcast? Saat itu saya jawab “0”, seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya. Tapi kemarin saya akhirnya punya Podcast yang bernama Podcast Cadangan, durasi episode pertamanya cukup panjang, tapi saya nggak ngomong apapun disana. Hehehe. Cari aja di Spotify kalau penasaran.

Total artikel tentang podcast selama bulan Januari kemarin adalah 23 postingan, sangat mendominasi di bulan Januari tahun ini. Sebulan ini saya seperti sedang ternak podcast, ngomporin kawan-kawan untuk buat Podcast yang dia banget.

Skena HipHop juga nggak kalah seru dengan Podcast, menyalurkan kenangan masa lalu menilis berita tentang Hip Hop di media online sejak 2008 sampai sekitar 2014 lalu. mulai menghubungi kawan lama diskena hiphop ini untuk memanfaatkan satumeja.com ini sebagai sarana promo diri dan karya mereka lagi. Setidaknya ada 19 artikel yang berhubungan dengan hip-hop di satumeja.com selama bulan Januari kemarin.

Total ada sekitar 49 Artikel yang terpublish dibulan Januari kemarin, dari target awal satu hari satu artikel. Maka dari itu diawal bulan Februari ini saya mencoba untuk mengubah tampilan, agar tiap kategori yang ada di SatuMeja ini lebih terlihat jelas. Sekaligus menyiapkan tempat untuk kategori lain yang belum sempat diisi Artikelnya, Seperti kategori Blood Donor, Politik Ringan, dan juga nanti akan ada kategori Budaya yang bekerjasama dengan MajaSoka.

Kamu Berminat untuk menulis artikel di SatuMeja.com? silahkan kirimkan tulisan kamu ke satumaja, informasinya ada di contact ini. Atau kamu punya Podcast dan ingin Jalan bareng sama satumeja juga, silahkan kontak saya disana. Semoga setelah ini, satumeja masih bisa konsisten berjalan. Nah panjang kan tulisannya, anggap saja ini podcast saya. Hahaha(eFKa)

Boleh Share ajak yang lain duduk SatuMeja disini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares