Tuesday, May 21Ajak Kawanmu Untuk Duduk SatuMeja

Adhicipta: Tips untuk Play Test – Board Game

SatuMeja.com | Tips ini saya susun berdasarkan pengalaman beberapa kali membuat board game, termasuk Waroong Wars. Tujuan play test board game adalah untuk menguji dan meningkatkan kualitas dari pengalaman bermain board game (bukan menikmati art).

Saya akan membagi proses play test menjadi 3 bagian yaitu: Pra Tes, Tes, Pasca Tes:

Pra Tes
Pilihlah tester yang sesuai dengan target pasar dari board game Anda. Jika target Anda adalah anak-anak, maka ujilah ke anak-anak. Jika target Anda spesifik untuk mahasiswa jurusan akuntansi maka ujilah ke mahasiswa jurusan akuntansi.

Siapkan lembar kuisioner untuk mencatat feedback, alat perekam (video atau audio), alat tulis dan kertas untuk mencatat setiap kejadian penting dalam permainan.

Cetaklah “Urutan Aksi” untuk para tester. Sering kali para tester kebingungan saat melakukan uji coba karena tidak ada “rulebook” atau selembar “urutan aksi” dalam permainan.

Buatlah prototype anda sederhana secara visual jangan terjebak di art atau ilustrasi dan desain. Hal ini akan menciptakan distraksi atau gangguan konsentrasi tester, mereka akan lebih banyak mengomentari ilustrasi daripada mekanik board game Anda.

Siapkan mental Anda, kuasai rulebook yang sudah Anda buat. Lebih baik banyak mendengarkan daripada Anda berargumen.

Tes
Jika ini adalah play test pertama, maka jelaskan kepada para tester bahwa board game ini masih tahap awal pengembangan. Jelaskan dahulu obyektif atau tujuan dari board game ini seperti apa.

Jelaskan sistem penilaian board game atau bagaimana menjadi “pemenang” dalam board game ini. Ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan tester ke dalam permainan.

Jangan terlalu terlibat dalam tes selama permainan berlangsung. Lakukan observasi mulai dari cara bermain hingga “body language” dari para tester. Saya bisa mengetahui dengan cepat dari gestur para tester jika mereka tidak nyaman dengan prototype kita. Mulai dari sibuk dengan smart phone atau berulang kali meninggalkan permainan 🙂

Catat semua hal penting selama tes, mulai dari kendala para tester dalam memahami permainan, apakah ada mekanik yg broken, dll.

Pasca Tes
Lakukan sesi tanya jawab setelah bermain, gunakan alat perekam suara jika Anda tidak sempat membuat catatan. Fokuskan tanya jawab pada “pengalaman” bermain setelah itu ke “cara bermain”. Ingat, konsumen awam membeli board game adalah untuk mendapatkan pengalaman bermain.

Jangan terlalu banyak melakukan “counter” terhadap setiap kritikan. Tester memberikan kritik itu membutuhkan effort. Jadi hargailah setiap kritik yang masuk. Di sini butuh kerendahan hati sang desainer 🙂

Tidak semua kritik menjadi masukan, filter dengan tujuan dan target konsumen yang dituju. Jika kritik tersebut membantu meningkatkan experience bermain, maka dapat dipertimbangkan untuk dimasukkan ke dalam update prototype berikutnya.

Demikian sedikit tip dari saya, jika ada masukan atau tambahan silahkan sampaikan dibagian komentar ^_^ Terima kasih. (ACW)

Sumber gambar: FB Group PADAS Papan Dolanan Arek Suroboyo

Boleh Share ajak yang lain duduk SatuMeja disini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •