Tuesday, June 18Ajak Kawanmu Untuk Duduk SatuMeja

10 Finalis – Tantangan Kompas Ring of Fire

SatuMeja.com – Setelah sekitar setahun lalu Harian Kompas bersama Kummara Bandung membuat sebuah Workshop + Tantangan langka kepada anak anak muda di 5 kota di pulau Jawa, akhir maret lalu diumumkan lagi akan ada tantangan baru. Jika tantangan BoardGames Challenge (BGC) sebelumnya dibuka untuk umum, tantangan kali ini dikhususkan untuk para finalis BGC tahun lalu.

Tantangan Team yang minimal terdiri dari 2 orang (dari team finalis) ini, memberikan kebebasan untuk membuat team baru. Kebebasan ini yang membuat terbentuknya team team baru, terutama juara 1 & 2 BGC 2015 yang membelah diri menjadi beberapa team.

Empat orang Creator “Waroong Wars” (Juara 1) membentuk 3 buah team baru dengan nama FantwoArt, Ngagel Creative Geek, dan Le’ple, mereka merger dengan finalis lain di Surabaya & Malang. Sedangkan empat Creator “Pagelaran Yogyakarta” (Juara 2) membagi team nya menjadi 2, dengan nama Double E dan Plat AD. Khusus Team Congkak Co. yang membuat game “Perjuangan Jomblo” (Juara 3), dengan kecongkakan mereka tetap solid untuk jalan berdua menghadapi tantangan ini.

Pendaftaran Group dibuka sampai akhir bulan maret, dan terdaftar sekitar 20 Group dari 25 Group finalis BGC 2015. Sepertinya banyak yang tidak ikut tantangan ini, seperti finalis dari Jakarta hanya 1 orang dari team JRM creator “Jakarta Street” yang ikutan tantangan ini dan membentuk team baru (Anak Nusantara) di kota Solo.

Proposal-proposal konsep Boardgame 20 peserta yang mendaftar ini, oleh team Kompas dan Kummara diseleksi menjadi 10 finalis. Dari 10 finalis yang telah diumumkan tanggal 25 April lalu, enam team dari para jawara 1, 2, dan 3 BGC tahun lalu ini lolos semuanya. Empat team lainnya tersebar di empat kota yang berbeda, ada Team Baros (Bandung), Team Cavalary (Semarang), Team Yogya (Yogyakarta), dan tentunya Team Anak Nusantara (Solo) yang salah satu personilnya adalah designer Arabic Card Games Awwalan. 😀

Kalau dilihat dari kota domisili dari masing masing team, Surabaya & Solo diwakili masing masing oleh 3 Team, Bandung 3 Team, Yogyakarta 1 Team, dan Semarang 1 Team. Jadi sudah sewajarnya lah jika Boardgames Challenge tahun ini juga dibuat di kota Surakarta ini. Kita lihat nanti dibulan ramadhan tahun ini apakah BGC tahun ini akan di buat dan akan ada dikota mana saja workshop nya.

Oh iya, saat ini 10 Team yang lolos diatas sedang menyiapkan prototype Boardgames yang bertema RING OF FIRE (barisan Gunung berapi di Indonesia) yang salah satu referensinya adalah buku dan vodeo seris dari Expedisi Cincin Api yang dibuat oleh Kompas.

Sebuah Expedisi yang sayang kalau hanya berhenti disana saja, banyak orang yang mungkin kurang awas dengan cerita dan dahsyatnya gunung gunung api yang ada di Indonesia. Dengan dikemas dalam bentuk boardgames ini, semoga semakin banyak orang yang semakin awas dan akan mengeksplorasi gunung-gunung yang ada indonesia ini.

Contohnya seperti Toba yang mayoritas masyarakat taunya itu hanya sebuah danau yang ditengahnya ada pulau bernama Samosir. Belum banyak yang tau kalau Toba itu adalah Gunung Api yang masih AKTIF, danau indah yang mereka tau itu ternyata adalah kawah gunung hasil dari ledakannya lebih dahsyat dari Gunung Krakatau maupun Gunung Tambora. Tau gunung anak Krakatau yang muncul di tengah laut? pulau samosir yang ada di tengah danau Toba itu juga adalah Gunung Api Aktif. Tapi tenang, kalau berdasarkan interval dari 3 ledakan dahsyat gunung toba, ledakan berikutnya masih ratusan ribu tahun lagi.

MoodBoard - Kaldera - Gunung Api TOBA

Sangat Patut dinantikan rilisan boardgame-boardgames Ring of Fire dari finalis oleh Kompas Gramedia, menyusul 3 Boardgames finalis BGC 2015 yang telah dirilis (masih ada 3 boardgame BGC 2015 lagi yang katanya akan dirilis, semoga semua dirilis tahun ini). eFKa

Bocoran tentang finalis Tantangan Kompas Ring of Fire, ada disini.

Boleh Share ajak yang lain duduk SatuMeja disini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •