Acaraki – The Java Herbalist by HOMPIMPA Games

JAKARTA – SatuMeja.com | Awal bulan september lalu, Erwin Skripsiadi atau yang akrab disapa Kang Emji datang ke Kalibata mengundang beberapa Board Games Developer untuk menguji mainkan beberapa Boardgame. Ada Feira Tochi sebagai tuan rumah, Demeira Nusantara, dan juga VistaLab (Bandung) yang kebetulan saat itu sedang ada di Jakarta. Ada sekitar tiga Board Games yang sempat dicoba sore itu, rencananya ketiga game ini beserta dua game lain yang juga dipublish oleh HOMPIMPA Games akan dibawa ke pameran Board Games Essen SPIEL di Jerman.

HOMPIMPA Games adalah Board Games Publisher dari kota Solo yang dibuat oleh Kang Emji, menjadi salah satu publisher dari Indonesia yang akan berangkat ke Jerman minggu depan. Pameran Board Games Essen SPIEL sendiri akan digelar dari tanggal 26-29 Oktober 2017.

Kali ini satumeja akan membahas salah satu Board Game dari HOMPIMPA Games yang bernama Acaraki – The Java Herbalist, yang mengangkat tema Peramu Jamu (Acaraki) anak didikan dari Ra Tanca yang merupakan acaraki terhebat pada jaman Majapahit.

Tidak hanya mengajarkan aneka ramuan jamu untuk berbagai penyakit, Ra Tanca juga mewariskan berbagai Ajian ilmu yang dapat mereka gunakan. Ra Tanca juga mengajarkan untuk tidak selalu mengambil kuntungan materi koin emas atau perak dari pasien, karena terkadang tidak semua bisa diukur dengan uang.

Keempat murid Ra Tanca ini bersaing untuk membuktikan siapa Acaraki terhebat, berkeliling dilima desa di majapahit yaitu Daha, Kahuripan, Matahun, Wengker, dan Tumapel.

Game Play Acaraki ini sebenernya sudah mengalami beberapa kali perubahan tema, terakhir Kang Emji menemukan tema yang cocok dengan game play-nya dan juga sesuai dengan misi dari HOMPIMPA Games untuk mengangkat kearifan lokal Indonesia.

Dengan mengangkat tema Acaraki ini, HOMPIMPA memiliki misi untuk memperkenalkan bahwa jamu adalah ramuan herbal asli Indonesia. Maka dari itu, kartu-kartu bahan ramuan yang dimasukkan kedalam game juga bahan ramuan jamu asli, seperti temulawak, jahe, kunyit, dan kencur.

Permainan selesai ketika ada satu desa yang warganya sudah terobati, atau uang yang digunakan bermain sudah habis, atau tumpukan token Suryaraka sudah habis diambil pemain. Suryaraka ini yang dapat dipilih oleh Acaraki jika dia tidak ingin menerima koin emas dan/atau perak dari warga yang diobati. Isi suryaraka ini berbeda beda, mulai dari yang berisi victory point (VP) sampai yang hanya berisi Ikhlas mengobati dengan sukarela.

Pemenang permainan adalah Acaraki dengan VP tertinggi, 1 koin emas dihitung 1VP dan 2 koin perak dihitung 1VP. Untuk mengumpulkan VP ini, para pemain akan adu strategi dan harus waspada dijahilin sama acaraki yang lain dengan ajian ilmu yang mereka miliki.

Hal menarik diluar board game yang sedang disiapkan oleh HOMPIMPA Games adalah, mereka sedang membuat komik-komik digital yang rencananya akan dibagikan di media sosial. Dimana ini adalah usaha mereka untuk memperkenalkan cerita yang ada didalam game ini, agar saat dimainkan, pemain akan lebih dekat dengan tema yang diangkat. Sekaligus juga sebagai bahan edukasi tentang dunia meracik jamu ini.

Ini game seru yang harus kamu miliki dan coba main bersama kawan-kawan, diartikel selanjutnya satumeja akan mencoba untuk membahas Board Games dari HOMPIMPA Games yang lainnya. Sambil nungguin artikelnya rilis, kamu boleh banget membagikan artikel ini ke media sosial kamu. (eFKa)

Acaraki – The Java Herbalist
Penerbit :
HOMPIMPA Games
Mekanik :
Action Point Allowance System,
Hand Management, Point to Point Movement,
Set collection, Take That
Durasi permainan : 30 menit
Pemain : 2-4 pemain

Perancang Gim : Erwin Skripsiadi
Perancang Karakter : Rosalia Destarisa
Illustrasi : Rosalia Destarisa & M. Bahroen
Riset & Cerita : Erwin Skripsiasi
Perancang Grafis : Rosalia Destarisa
Tata Letak : Eko Heri Siswanto
Paper Engineering :  Eko Heri Siswanto
Penerjemah : Wahyu Untara & Evi Baiturohmah

Photo Article by : Fitriani Naim (Feira Tochi)

 

Daftar 53 Board Game Publisher yang menerima submission

JAKARTA – SatuMeja.com | Hallo kawan-kawan semua, satumeja dapat informasi nih dari sesorang yang tidak mau disebutkan identitasnya. Selama ini beliau mencoba untuk mengumpulkan list Board Game Publisher di Luar Indonesia, setidaknya ada 53 Board Game Publisher yang berhasil beliau kumpulkan.

Satumeja diminta untuk mempublish katalog ini, agar dapat juga dimanfaatkan oleh kawan-kawan Board Games Designer Indonesia yang ingin mencoba mengirim karyanya ke publisher luar. Semoga Bermanfaat. (eFKa)

Jogja sekarang memiliki Boardgame Library – Dakon Boardgame

YOGYAKARTA – SatuMeja.com | Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 mei akan digunakan oleh kawan-kawan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta untuk merilis perpustakaan boardgame mereka yang diberi nama Dakon Boardgame. Bertempat di Gedung Kewirausahaan (Koprasi Mahasiswa Core) Universitas Negeri yogyakarta lantai 4, tujuh mahasiswa UNY lintas angkatan ini membuat Dakon BG Lib. Kolaborasi yang unik antara mahasiswa MIPA & Teknik, membuat sesuatu yang dapat dibilang nggak ada hubungannya dengan Board Game.

Dakon Boardgame Library ini terbentuk tak lepas dari tangan dingin Adnan, seorang dosen yang juga pembuat boardgame dan aktif dikomunitas Board Game Indonesia. Uniknya lagi, Adnan ini adalah seorang dosen, tetapi bukan dosen dari UNY. Beliau dosen di Universitas Mataram Fakultas Kedokteran. Board Game yang telah dibuat oleh Adnan bernama “LEUKO GAME”, sebuah game yang dibuat untuk menterapi anak-anak pasien yang hidup dengan Leukemia.

Terpacu karena dibeberapa kota sudah memiliki Board Game Library sedangkan Jogja belum, membuat tekad Adnan mencari jalan mewujudkannya semakin kuat. “Sering kami berdiskusi, mana yg lebih dulu, komunitas atau tempat kumpulnya? Saya pribadi sebenarnya nggak ada ambisi dan tenaga bangun komunitas, sampai akhirnya ketemu kawan-kawan UNY yang justru bukan boardgamer. Namun memiliki semangat dan kesamaan visi, akhirnya nekat kita putuskan komunitas dan tempat dapat jalan bersama. Harus ada yg memulai.” jelas Adnan saat dihubungi satumeja.

Nama DAKON sendiri diambil dari akronim Dolanan Karo Konco, sebuah ungkapan dan ajakan dalam bahasa jawa untuk Bermain dengan sahabat, orang2 terdekat kita. Berbagai macam boardgame didalamnya, dan semua game yg ada adalah koleksi pribadi yang dititipkan. Siapa saja boleh menitip gamenya, untuk dimainkan pengunjung.

Dakon BG Library buka setiap hari Senin sampau sabtu jam 11.00-17.00, dan disetiap hari selasa mereka akan mengadakan Playday keliling. Target pengguna layanan Dakon adalah Mahasiswa, Anak sekolah (SD & SMP), dan Keluarga muda. Dari sisi bisnis, Dakon BG Library sangat terbantu dengan Lab Kewirausahaan UNY yang memberikan tempat dengan sistem yang tidak memberatkan. Dengan syarat melibatkan mahasiswa UNY, maka dari itu pengurus dakon diserahkan penuh kepada tujuh mahasiswa UNY. Adnan dan kawan-kawan Boardgame Jogja Community supporting untuk Boardgame dan pelatihan kepada para pengurus untuk menjelaskan cara bermain setiap gamenya dengan baik.

Dipimpin oleh Bashori, bersama Umi, Sabrina, Nurul, Wahyu, Rendy, dan Faqih kedepannya akan mengelola Dakon Boardgame Library. Kalau ada yang ingin menitipkan koleksi Boardgamenya atau mau titip jual di dakon, silahkan hubungi Bashori di 0856.4221.2225.

Nggak perlu merogoh dompet terlalu dalam untuk main boardgame di Dakon Boardgame Library, ada beberapa opsi untuk bermain. antara lain :
# Daily pass Rp 15.000 per orang
# Per game Rp 20.000
# Per coach Rp 10.000
# Membership new Rp 125.000
# Recharge membership 100.000/bulan.

Jadi tunggu apa lagi, ayo datang ke Dakon Boardgame Library. Khusus tanggal 2 mei ini kawan-kawan bebas main tanpa dipungut biaya. Ajak kawan-kawan yang lain untuk merapat dan main bersama disana. (eFKa)

Instagram : @dakonlib
Twitter : @dakonlib
Website : www.dakonlib.com

Edukasi Sejarah melalui Card Game Linimasa

SatuMeja.com | Kabar baik dari Surabaya, game kartu Linimasa mulai diperkenalkan luas kepada masyarakat. Sekitar oktober 2015 lalu game linimasa ini sudah mulai publikasikan di media sosial, menjadi salah satu bahan penelitian untuk tesis program pasca sarjana magister psikologi Universitas Airlangga. Adalah Laksmi Puspitowardhani seorang Guru yang mencoba untuk menguji Linimasa dalam peningkatan prestasi belajar siswa/i-nya di sekolah, dan memasukkannya kedalam tesis yang dia buat.

Kartu ini sudah terbukti meningkatkan prestasi siswa setelah diuji coba pada salah satu sekolah. Ada 2 kelas 5 SD, satu kelas diajar dengan menggunakan sarana kartu Linimasa dan kelas lainnya dengan cara konvensional.

Linimasa adalah permainan kartu dengan konsep pelajaran sejarah Indonesia, terutama tentang sejarah kemerdekaan Indonesia. Dibuat oleh Dosen Jurusan Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Adhicipta Raharja Wirawan, S.E., M.A., Ak.

Kartu Linimasa terdiri dari 20 kartu tokoh dan 20 kartu peristiwa dan bisa dimainkan oleh satu sampai empat orang. Pada kartu tokoh, terdapat gambar tokoh dan penjelasan singkat keterkaitan tokoh dengan peristiwa yang dicetak tebal. Kata-kata peristiwa yang dicetak tebal itu nantinya akan dicocokkan dengan kartu peristiwa. Kartu peristiwa memiliki 2 sisi, sisi pertama adalah gambar dan nama peristiwa dengan tanda tanya pada kotak tahun. Pada sisi kedua, terdapat gambar, penjelasan singkat dengan jawaban tahun terjadinya peristiwa.

Adhicipta membuat permainan edukasi ini karena terinspirasi dari anaknya yang kesulitan menghafal pelajaran sejarah dan mendapatkan nilai jelek.

Tanggal 29 Maret 2017 lalu, bertempat di Seminar Room Gedung International lantai 2 Kampus Tenggilis Universitas Surabaya, game Linimasa mulai dipublikasikan secara resmi. Sebelumnya, game Linimasa juga mendapat perhatian dari BBC Indonesia, dan diangkat diportal berita mereka.

Kutipan wawancara BBC Indonesia:
Laksmi mengatakan di sekolah tempat penelitiannya, ada pembagian dua kelas yaitu kelas eksperimen dengan metode pembelajaran melalui sarana Linimasa dan kelas kontrol dengan metode konvensional atau ceramah.

Hasil riset di dua kelas tersebut lalu dibandingkan dan hasilnya adalah korelasi penggunaan kartu Linimasa terhadap peningkatan prestasi siswa cukup tinggi.

“Di kelas konvensional hanya mempengaruhi peningkatan prestasi murid sebesar 36% sedangkan penggunaan metode Linimasa tingkat korelasinya terhadap prestasi sebesar 76% dan sisanya sebesar 24% dipengaruhi oleh hal lain,” jelas Laksmi.

“Sebenarnya segala usia dapat memainkan Linimasa, akan lebih baik jika orang tua juga bisa bermain bersama anak-anaknya di rumah sebagai media pembelajaran,” ungkap Adhicipta.

Satu kartu peristiwa dibuka di awal permainan sebagai patokan. Masing-masing pemain memegang beberapa kartu tokoh kemudian kartu peristiwa dibuka satu demi satu, lalu mereka diminta menebak urutan peristiwa dan disusun secara linear. Pemain juga harus mencocokkan peristiwa dengan tokoh-tokoh yang terkait. Jika pemain salah menebak tahun peristiwa, maka pemain harus mengambil satu kartu tokoh lagi, pemain yang lebih cepat menghabiskan kartu tokoh adalah pemenangnya.

Nama Linimasa diambil dari gabungan kata lini yang berarti garis dan masa berarti waktu. Karena cara permainanya menentukan waktu peristiwa terjadi maka diberi nama Linimasa. Adhicipta Raharja Wirawan, S.E., M.A., Ak. dibantu oleh Alvin Henanda (Ilustrator) merencanakan pembuatan beberapa seri Linimasa lainnya seperti Kerajaan Indonesia, musik, flora dan fauna. Selain sebagai media pembelajaran, permainan yang proses pembuatannya kurang lebih 2 tahun ini juga bertujuan untuk meningkatkan interaksi antar pemain.

“Harapan saya adalah permainan ini dapat dijadikan sarana pembelajaran dan juga dapat meningkatkan interaksi sosial para pemain yang sudah mulai berkurang di masyarakat,” ungkap pria penggemar board game ini.

Memanfaat momentum Hari Pendidikan Nasional, Game Linimasa rencananya akan dirilis tanggal 2 mei tahun ini. Siap-siap kawan.(eFKa)

Contact Person : Adhicipta Raharja Wirawan, S.E., M.A., Ak. (08123.110.935)

[EVENT] GAMING UNPLUGGED, MasBro Make Board Game Great Again

SatuMeja.com | Masbro Studio, kreator Laga Jakarta, the Best Tabletop Game 2016 versi BeKraf Game Prime, bersama dengan @america dan didukung oleh Arcanum Hobbies, akan menggelar acara bertajuk Gaming Unplugged. Sebuah acara di mana Masbro Studio akan mengajak khalayak umum untuk datang ke @america di Pacific Place Mall untuk bermain board game bersama. Bagi yang belum pernah bermain board game atau bahkan tidak pernah mendengar apa itu board game, tidak menjadi masalah. Masbro akan membuka acara dengan sesi pengenalan terhadap board game itu sendiri.

Acara ini akan digelar pada tanggal 1 April 2017, mulai dari pukul 16.30 sampai dengan 20.30 WIB dan bertempat di @america, Pacific Place Mall, lantai 3. Yang lebih menyenangkan lagi, acara ini tidak dipungut biaya sama sekali, bahkan beberapa pengunjung yang beruntung berkesempatan untuk membawa pulang board game Laga Jakarta dan juga voucher belanja board game di Arcanum Hobbies.

“Gaming Unplugged diharapkan menjadi hiburan alternatif di akhir pekan dan juga bisa membuat budaya bermain board game kembali populer di Indonesia, terutama di tengah era digital sekarang.” ujar Desyanto, salah satu founder Masbro Studio.

Untuk menyambut pergerlaran event ini, masbro juga membuat photo contest mulai dari tanggal 15 maret kemarin sampai hari H acaranya nanti. Bakal ada Voucher MAP, Voucher Boardgame dan tentunya Boardgame Laga Jakarta yang akan dibagikan kepada pmenang kontes foto ini.

Sekilas tentang Masbro Studio, masbro ini terdiri dari Nata, Darwin dan Desyanto. Berbekal kesamaan visi dan misi untuk membuat board game yang menomorsatukan unsur fun dengan disertai tema yang unik, trio Masbro berharap dapat membuat board game kembali menjadi budaya bermain di Indonesia dan juga membawa board game lokal untuk bersaing di industri internasional. Ayo ikutan meramaikan acara & kontesnya, agar semakin banyak lagi yang tau tentang Boardgame Indonesia. (eFKa)

Kamar Offline: Keluar Kamar Main ke Castle8 Depok!

SatuMeja.com | Kamar Offline mencoba untuk keluar dari zona kamarnya didaerah tangerang, keluar kamar pertamanya ini mereka ke Boardgame Cafe satu satunya dikota Depok. Boardgame Cafe yang diberi nama Castle 8 ini berada dijalan utama kota Depok yang menghubungkan Depok dengan DKI Jakarta. Silahkan coba datang ke Jalan Margonda Raya no 445B, disana kamu bakal nemuin banyak Boardgame koleksi Castle8.

Namanya Cafe Boardgame, selain boardgame kamu juga dapat memesan makanan & minuman buat mengisi perut. mulai dari makanan berat sampai ringan disediakan di Castle 8, dengan harga yang terjangkau buat anak-anak mahasiswa yang juga sering mampir ke castle 8 ini. Kamu juga dapat memesan boardgame yang kamu inginkan disini, jika stok disana tidak ada, maka kawan-kawan castle 8 akan bantu kamu untuk mencarikan boardgame itu. Silahkan disimak hasil keluar kamar dari kamar offline dibawah ini (eFKa)

FULL BOOK Dino Dolanan Board Game di Wisma Jerman Surabaya

SatuMeja.com | Komunitas penggemar papan permainan atau board game Surabaya yaitu PADAS (Papan Dolanan Arek Suroboyo) bekerja sama dengan pihak pengelola Wisma Jerman dan Harian Kompas akan mengadakan kegiatan bincang santai (talk show) dan bermain board game pada hari Sabtu, 18 Februari 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan ke masyarakat luas tentang manfaat positif bermain board game.

Seperti yang diketahui bahwa Jerman merupakan salah satu negara yang mempopulerkan board game di dunia. Salah satu event besar yang rutin dilaksanakan setiap tahun adalah Spiel-Essen. Di Indonesia sendiri, board game sedang berkembang pesat sejak dalam 5 tahun terakhir. Board game yang dimainkan tidak lagi sebatas monopoli, catur, ular tangga, dll. Tetapi sudah berkembang ke board game moderen seperti Settlers of Catan, Ticket to Ride, Splendor, Blood Rage, Waroong Wars, dan lain-lain.

Dalam kegiatan yang diberi nama “Dino Dolanan Board Game”, para peserta tidak hanya bermain tetapi juga melakukan diskusi pada sesi pertama. Diskusi ini mengundang narasumber peneliti dunia pendidikan sekaligus guru yaitu Laksmi Puspitowardhani. Laksmi akan berbagi tentang penelitiannya tentang peningkatan prestasi belajar siswa kelas V SD dengan menggunakan board game. Pembicara yang lain yaitu Adhicipta R. Wirawan akan berbagi pengalaman dalam pengembangan board game untuk pembelajaran di jurusan akuntansi.

Acara akan diakhiri dengan sesi bermain board game, dimana pada hari itu para peserta akan mendapatkan kesempatan mencoba prototype board game dari penerbit Kompas. Prototype tersebut adalah Candrageni dan Celebes yang merupakan juara kompetisi board game dengan tema “Ring of Fire”. Kompetisi yang mengajak para desainer board game merancang permainan dengan tema Indonesia sebagai negara yang berada dalam kawasan cincin api atau gunung api dunia.

Sayangnya, saat artikel ini dirilis, quota peserta sudah penuh terisi. Jadi untuk acara selanjutnya, jangan sampai ketinggalan untuk daftar diawal saat pendaftaran baru dibuka. (eFka)

Manikmaya Games membuka Submisson untuk Game Design

SatuMeja.com | Manikmaya Games membuka peluang bagi kawan-kawan para pembuat board game dan card game yang ingin mempublikasikan karyanya melalui mereka. Bagi yang belum tau Manikmaya, manikmaya adalah publisher boardgames pertama yang saat ini telah mempublisb banyak game seperti Mat Goceng, Mahardika, Mashup Monsters, Keris Tanding, & Get Egg.

Selain boardgames diatas, manikmaya juga menjadi co-publisher dari boardgames pemenang dari Boardgames Challenge yang bekerjasama dengan kompas. Mulai dari Waroong Wars, Pagelaran Yogyakarta, Perjuangan Jomblo, dan yang terakhir dirilis adalah Monas Rush.

Berikut persyaratan pendaftaran board game yang telah kawan-kawan buat:

  1. Unduh form registrasi di laman berikut: bit.ly/BGSubmitMMG
  2. Isi formulir registrasi tersebut dan kirimkan melalui email ke andredubari@manikmaya.com maksimal tanggal 17 Februari 2017
  3. Kirimkan juga purwarupa / playable prototype serta buku panduan bermain / rulebook dari game yang kamu kamu buat ke Manikmaya Games HQ di Jl Sidomukti no T-1, Sukaluyu, Cibeunying Kaler. Bandung, 40123. [Tanggal penerimaan purwarupa dan rulebook maksimal 17 Februari 2017]

Seluruh submission yang dikirimkan akan di-review oleh Manikmaya Games. Pengumuman submission yang terpilih untuk dipublikasikan oleh Manikmaya Games akan diumumkan pada tanggal 6 Maret 2017.

Setelah pengumuman, hasil review akan dikirimkan via email ke masing-masing peserta yang mengirimkan submission. Pendaftaran ini tidak dipungut biaya.  Pertanyaan lebih lanjut silahkan hubungi kami di contact@manikmaya.com atau melalui inbox di facebook page Manikmaya Games. Buruan daftar, semoga board game kawan yang terpilih untuk dipublish oleh manikmaya. (eFKa)

SUBOGAMA sudah DEAL akan digelar kembali tahun ini

SatuMeja.com | Setelah sukses diadakan tahun lalu, tahun ini Surabaya Board Game Market (SUBOGAMA) akan digelar kembali. Info ini satumeja dapatkan dari update cover facebook Adhicipta salah satu inisiator SUBOGAMA, yang memasang gambar informasi tanggal perhelatan SUBOGAMA 2017.

Masih bertempat di Ciputra World Surabaya, tetapi lokasinya akan dipindah ketempat yang lebih strategis. Tempat yang strategis berarti akan mendatangkan pengunjung yang lebih banyak dari sebelumnya, sebuah pencapaian yang baik untuk SUBOGAMA.

“Lokasi SUBOGAMA pindah ke Exclusive Ciputra World. Traffic saat weekend bisa 2 sampai 3 kali dibanding saat masih di Lower Ground (tahun lalu)” ucap Adhicipta dalam group chat.

Harapan besar untuk perkembangan Board game Indonesia ada di Surabaya, saat ini SUBOGAMA menjadi event Boardgame Terbesar di Indonesia. Event Board game yang mampu berdiri sendiri, tanpa nebeng ke event-event seperti komik, toys, maupun anime.

Event Board Game yang didalamnya tidak hanya bermain dan jualan board game, tapi juga diisi dengan berbagaimacam kegiatan seperti Workshop, Talk Show, sampai lelang Board game juga akan dilaksanakan di SUBOGAMA.

“Selain play day, talk show dan workshop akan ada pameran miniature board game spt painting blood rage dan lainnya. akan ada juga pasar Board Game second dan lelang Board Game.” sambung Adhicipta.

Oktober masih depalan bulan lagi, persiapkan diri, nabung yang banyak. Buat para pembuat Boardgames ingat, tahun lalu ada kompetisi Boardgames yang dibagi menjadi 4 kategori (1 player, 2 player/Duel, Co-Operative, & Competitive). Siapa tau tahun ini akan diadakan lagi, satumeja masih menunggu konfirmasi dari panitia. Semangat berkarya kawan. (eFKa)